Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2016

Bukan Tangisan

Setiap detik yang berlalu Setiap langkah yang terinjak Setiap nafas yang terhirup Menyiratkan setiap surat yang tak sampai Ungkapan rindu terdengar kalbu Melawan teori keseimbangan Mulai lagi dengan senyuman Akhiri juga dengan tangisan

Nostalgia

Rindu, pada setiap tatapan sepasang matamu Menyiratkan hembus rasa tak terbatas Ingin kugapai bintang fajarmu Dan kuhirup setiap baumu Namun tak dapat terjadi Angan telah membabi buta Merasuk hingga sukma Menusuk logika dan rasionalitas

Realitas Mimpi

Ruang hampa yang meruang antara kita Terdiri atas elemen mimpi Sukar untuk diraih, namun mudah untuk dipikir Dikonstruksi dengan pondasi angan Pintu yang membatasi terkunci rapat Hanya bisa terbuka dengan mata tertutup Namun ketika terbuka semua musnah Menjadi singa yang mengejar rusa

Alunan Mimpi

Senja hilang termakan gelap Menumbuhkan sunyi sepi Hanya kenangan yang mengiringi Dengan alunan harpa sendu Mungkin saja kita telah lenyap Tenggelam oleh angin malam Tersisa kini hanya senyum kecut Menghiasi muka bumi yang masam